Berita Terkait

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang BedagaiJl. Negara Medan - Tebing Tinggi Kompleks Instansi Vertikal - Sei Rampah 20695 Telp : (0621) 441805 ; Fax : (0621) 441806 ; Email : [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik
10 Juli 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya
Perekonomian Kabupaten Serdang Bedagai pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan kinerja yang positif. Secara tahunan (year-on-year/y-on-y), ekonomi Serdang Bedagai tumbuh 5,78 persen dibandingkan Triwulan I Tahun 2025. Pertumbuhan ini juga sama dengan pertumbuhan cumulative-to-cumulative (c-to-c) sebesar 5,78 persen. Sementara itu, dibandingkan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Serdang Bedagai tumbuh 1,18 persen, yang mencerminkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi pada awal tahun 2026.
Di tingkat kabupaten/kota di Sumatera Utara, pertumbuhan ekonomi Serdang Bedagai sebesar 5,78 persen menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang memiliki pertumbuhan tertinggi, berada di bawah Kota Padangsidimpuan dan di atas pertumbuhan propinsi Sumatera Utara.
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicatat oleh Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 20,07 persen, diikuti Konstruksi sebesar 11,68 persen, serta Perdagangan sebesar 9,49 persen. Sektor Pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah juga tetap tumbuh positif sebesar 4,78 persen, sedangkan Industri Pengolahan tumbuh 0,36 persen.
Adapun struktur ekonomi Serdang Bedagai masih didominasi oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi 45,51 persen terhadap PDRB. Selanjutnya disusul oleh Industri Pengolahan sebesar 16,87 persen, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 15,67 persen, serta Konstruksi sebesar 9,20 persen.
Secara keseluruhan, capaian ini menunjukkan bahwa perekonomian Kabupaten Serdang Bedagai pada awal tahun 2026 tumbuh secara kuat dengan dukungan berbagai sektor usaha, terutama sektor jasa, konstruksi, perdagangan, serta tetap ditopang oleh dominasi sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi daerah.